Rumus Pemain Top Dunia: Lionel Messi + Cristiano Ronaldo = Pele




















Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan dua pesepak bola terbaik di era modern ini. Namun, muncul tudingan bahwa dua pemain ini tidak akan bisa menyamai level Pele, legenda Brasil, andai tidak digabungkan.

Tudingan ini disampaikan oleh Tostao, salah satu legenda Brasil sendiri. Tostao adalah pemain yang pernah menyaksikan langsung kehebatan Pele dari jarak dekat.

Messi dan Ronaldo memang cukup beruntung bermain di era modern, di mana pencatatan data dan statistik sudah sangat baik. Mungkin pada masanya karier Pele tidak benar-benar dibukukan dengan baik.

Pele nomor satu

Dewasa ini muncul gagasan bahwa Ronaldo-Messi sudah melampaui para pendahulunya. Bahkan Messi sering disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa.

Namun, di mata Tostao, Pele tetaplah yang nomor satu. Di antara ratusan pemain lain yang pernah berkarier profesional, baginya Pele ada di puncak dengan perbedaan level yang sangat kentara.

"Saya kira Pele masih lebih baik dari mereka semua. Bagi saya, tidak ada perbandingan apa pun," ungkap Tostao di laman FIFA.

"Pele jauh lebih komplet. Dia punya setiap kualitas yang bisa dimiliki seorang penyerang. Dia tidak punya satu kekurangan pun."

Kombinasi keduanya

Tostao tak bermaksud meremehkan kualitas Messi dan Ronaldo yang sekarang, hanya menurutnya kedua pemain ini bukanlah pemain komplet. Andai keduanya digabungkan, barulah mereka bisa dibandingkan dengan Pele.

"Messi spektakuler, tapi dia tidak bisa menyundul bola seperti Pele, dia tidak bisa menembak sama baiknya dengan kedua kaki, dia tidak bisa membuat gerakan-gerakan sebaik Pele," sambung Tostao.

"Cristiano Ronaldo adalah pemain luar biasa, tapi dia tidak punya kemampuan yang sama seperti Pele, dia tidak bisa mengirim umpan-umpan luar biasa seperti yang dilakukan Pele.

"Jika Anda mengambil kemampuan terbaik Ronaldo dan Messi, menyatukan keduanya, barulah Anda bakal mendapati pemain yang bisa dibandingkan dengan Pele!" tandasnya.

5 Hal yang Patut Diperhatikan Pada Pertemuan Darurat Klub Premier League Jumat Ini




















Klub-klub Premier League kembali bersatu dalam pertemuan darurat untuk membicarakan tentang cara terbaik menyelesaikan sisa musim ini. Pihak Premier League mengundang ke-20 klub peserta untuk mendengarkan suara mereka.

Ini merupakan pertemuan darurat ke sekian sejak beberapa bulan lalu. Pertemuan darurat pertama membahas tentang penghentian musim sementara, lalu pertemuan berikutnya soal memundurkan tenggat kembalinya Premier League.

Kali ini, karena pandemi virus corona belum menunjukkan tanda-tanda positif, pertemuan ini bakal membahas tentang sampai kapan sepak bola harus ditunda. Sejumlah klub mulai resah karena masalah finansial yang menggerayang.

Intinya, kali ini mereka akan bicara soal sampai kapan musim bisa dihentikan sementara. Klub-klub menginginkan tenggat yang jelas, tidak terlalu lama menunda.

Mengapa penting?

Klub-klub Premier League bakal mencoba mencapai persetujuan tentang penyelesaian musim ini. Jumat (17/4/2020) pagi waktu setempat, klub-klub Premier League bakal bertemu untuk membahas bagaimana cara menuntaskan sisa 92 pertandingan musim ini.

Ke-20 klub Premier League bakal diwakili oleh pemilik klub atau petinggi senior mereka. Mereka bersepakat ingin menuntaskan musim ini, bukan menggunakan klasemen sementara sebagai patokan akhir.

Menurut Sky Sports, semakin banyak klub yang ingin menutup musim ini pada 30 Juni2020 mendatang. Mereka tidak mau musim molor lebih panjang lagi, yang bisa jadi justru menimbulkan banyak masalah.

Mengapa 30 Juni 2020?

Sebagian besar klub mulai mencemaskan status pemain yang bakal kehabisan kontrak dan pemain-pemain yang menjalani masa peminjaman. Mereka takut pemain-pemain itu bakal meninggalkan klub dengan gratis, yang jelas merugikan.

Kondisi ini bisa melemahkan skuad yang sekarang dan merusak integritas tim. Khususnya karena ada beberapa klub yang bersaing merebut tempat di zona Eropa dan sedang berusaha menjauh dari zona degradasi.

FIFA masih mempertimbangkan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tenggat kontrak pemain.

Bagaimana Premier League memutuskan situasi sudah aman untuk bermain lagi?

Sepak bola hanya akan dimulai kembali ketika pemerintah mengizinkan dan menilai situasi sudah aman bagi pemain untuk mulai berlatih dan bermain lagi. Kamis kemarin, pemerintah Inggris mengonfirmasi bahwa karantina mandiri ini bakal bertahan minimal sampai tiga pekan ke depan.

Ketika sepak bola kembali dimainkan, besar kemungkinan akan dilangsungkan tanpa penonton. Juga ada kemungkinan festival sepak bola, di mana jadwal pertandingan dipadatkan dan dimainkan dalam stadion tertentu.

Pertemuan Jumat ini bakal membahas soal beberapa opsi untuk menyelesaikan musim ini. Meski tidak akan ada keputusan final nanti, pertemuan ini bakal membahas kemungkinan tersebut.

Bagaimana sikap setiap klub Premier League?

Kabarnya, saat ini 20 klub peserta Premier League masih bergerak dalam satu suara. Mereka ingin musim ini dituntaskan, entah bagaimana caranya.

Namun, ada segelintir klub merasa bahwa ada kemungkinan musim ini tidak bisa diselesaikan. Mereka merasa sepak bola akan sulit dimainkan lagi sampai setidaknya musim depan.

Intinya, sampai sekarang klub-klub Premier League yakin musim ini bisa diselesaikan. Namun, perlahan-lahan ada segelintir yang berubah sikap.

Apa lagi yang akan dibicarakan?

Pertemuan ini dilangsungkan secara privat, hasilnya tidak akan dirilis ke media. Diskusi utama pertemuan ini adalah soal menuntaskan musim sebaik mungkin.

Selain itu, kabarnya mereka bakal mendiskusikan perihal pemotongan dan penangguhan gaji. Jika sudah, mereka bakal membicarakan sejumlah isu bursa transfer.

Klub-klub mungkin bakal membagikan usaha mereka membantu masyarakat sejauh ini. Mereka harus bersatu melawan pandemi bersama-sama.


ElangQQ - Pusat Poker Domino Online