Hasil Liga Europa: Diwarnai Dua Gol di Masa Kritis, Slavia Praha Buyarkan Kemenangan Arsenal

DominoQQ - Arsenal ditahan imbang Slavia Praha dengan skor 1-1 dalam duel leg pertama perempat final Liga Europa 2020/2021, Emirates Stadium, Jumat (9/4/2021) dini hari WIB.

Pertandingan dimulai dan Arsenal langsung mencoba menekan Slavia Praha. 10 menit pertama berjalan intens, kedua tim sama-sama agresif.

Peluang pertama tercipta di menit ke-15 untuk Slavia Praha. Sepakan Provod dari luar kotak penalti masih melambung.

Menit ke-30, Saka mendapatkan peluang terbaiknya dalam kondisi satu lawan satu. Nahas sepakannya masih melebar.

Arsenal lebih banyak membawa bola, tapi tidak bisa menciptakan peluang matang. Slavia fokus bertahan dan menunggu kesempatan serangan balik.

Menit ke-39 sempat terjadi kemelut yang dimulai dengan tendangan bebas Lacazette. Namun hingga babak pertama bubar, Arsenal masih belum sanggup mencetak gol ke gawang Slavia Praha.

Babak II

Pertandingan dimulai kembali dan Arsenal langsung menggebrak. Menit ke-49, tendangan bebas Willian masih membentur tiang.

Slavia Praha tampil jauh lebih berani di babak kedua. Giliran Arsenal yang tertekan karena membiarkan lawan membawa bola.

Menit ke-62, Lacazette membuang peluang matang dalam kondisi satu lawan satu dengan kiper lawan. Sepakannya masih membentur tiang.

Tepat ketika Arsenal mulai tampak frustrasi, Nicolas Pepe muncul jadi pahlawan. Berawal dari gebrakan serangan balik, Pepe berlari kencang di sisi kanan dan mengecoh kiper lawan dengan sepakan ke tiang jauh. Gol! Arsenal 1-0 Slavia Praha di menit ke-86.

Nahas, kemenangan yang sudah di depan mata Sirna. Arsenal kebobolan melalui skema tendangan sudut dalam peluang terakhir tim tamu. Gol! Arsenal 1-1 Slavia Praha di menit ke-90+3.

Gol ini sekaligus mengakhiri pertandingan. Wasit pun meniup peluit panjang. Skor 1-1 imbang bagi kedua tim.

Susunan Pemain

Arsenal (4-2-3-1): Bernd Leno; Hector Bellerin, Rob Holding, Gabriel Magalhaes, Cedric Soares; Thomas Partey (78' Mohamed Elneny), Granit Xhaka; Bukayo Saka (78' Nicolas Pepe), Emile Smith Rowe (89' Daniel Ceballos), Willian (73' Gabriel Martinelli); Alexandre Lacazette (78' Pierre-Emerick Aubameyang).
Slavia Praha (4-3-3): Ondrej Kolar; Alexander Bah, Tomas Holes, David Zima, Jan Boril; Nicolae Stanciu (84' Lukas Masopust), Jakub Hromada (46' Petr Sevcik), Lukas Provod; Oscar Dorley (69' Ondrej Lingr), Abdallah Dipo Sima (69' Jan Kuchta), Peter Olayinka (85' Ibrahim Traore).



Liga Europa : Manchester United Ditahan Imbang AC Milan pada Injury Time, Ini Keluh Kesah Solksjaer


Perang Dadu - Manchester United gagal memanfaatkan leg 1 babak 16 besar Liga Europa di Old Trafford ketika menjamu tim kuat Liga Italia, AC Milan, Jumat (12/03/2021) dini hari WIB.

Pertandingan berjalan seimbang di babak pertama dengan skor 0-0. Lalu Manchester United tancap gas di babak kedua dan berhasil memecah kebuntuan melalui sundulan wonderkid mereka, Amad Diallo pada menit ke-50.

Nahasnya Manchester United lengah di akhir laga. Tendangan sudut Krunic disambut Kjaer dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Dean Henderson pada menit 92.

Usai pertandingan, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer berkeluh kesah soal performa anak asuhnya. Menurutnya Bruno Fernandes dan kawan-kawan bermain jauh dari kata memuaskan.

"Gol penyeimbang itu membuatnya lebih sulit tetapi pertandingan seperti ini bakal selalu ditentukan pada leg 2," kata Solksjaer.

"Kami terlalu lambat dalam penguasaan bola, terkadang sulit harus tampil setelah menjalani laga seperti melawan Manchester City (akhir pekan lalu di Liga Inggris."

"Dean (Henderson) tentu saja seharusnya bisa melakukan penyelamatan (saat Kjaer cetak gol. Tapi kami seharusnya lebih menyerang. Kami masih jauh hari ini," lanjutnya.

Statistik Buruk

Hasil imbang 1-1 di kandang Manchester United penting bagi AC Milan dalam format duel dua leg babak 16 besar Liga Europa.

Pasalnya I Rossoneri berhasil mencuri satu gol tandang yang akan jadi modal berharga untuk leg kedua nanti.

Apalagi mengutip BBC, ketika Manchester United gagal memenangkan leg pertama di kandang, anak asuh Ole Gunnar Solksjaer itu gagal lolos enam kali dari total delapan kesempatan terakhir bermain di kompetisi Eropa.


Tersingkir dari Liga Europa, Napoli Wajib Tembus 4 Besar Serie A



Bandar Poker - Napoli tak punya pilihan lain kecuali harus finis di empat besar Series Ademi tiket Liga Champions. Harapan dapat tiket itu dari juiara Liga Eropa kini pupus. Napoli berhasil menang 2-1 atas Granada di Stadion Diego Armando Marado pada leg kedua babak 32 Liga Eroupa (26/2/2021) dini hari WIB. Dua gol tuan rumah lahir dari Piotr Zielinski dan Fabian Ruiz. Sementara, tim tamu hanya mampu membalas lewat Angel montoro.

Meski demikian, kemenangan ini tak cukup mengantar II Partenopei melaju ke 16 besar. Ini terjadi karena pada leg pertama di markas Granada, pasukan Gennaro Gattuso tumbang 2-0. Napoli harus tersingkir setelah kalah agregat 2-3.

Pilar Napoli Kalidou Koulibaly begitu kecewa dengan kegagalan timnya ini. Ia menilai kegagal di leg pertama membuat langkah Napoli mengejar agregar di markas mereka begitu berat.

Hal ini tak lepas karena Granada bermain sangat bertahan guna mempertahankan keunggulan mereka. Dalam laga ini, Granada hanya mencatatkan 34 persen pengguasaan bola di banding 66 persen.

Kami kecewa, karena kami seharusnya bisa berbuat lebih banyak. Itu sulit setelah kekalahan 0-2 pada leg pertama. Kami juga harus kebobolan gol penyeimbangan hari ini membuat kami tidak bersemangat. Namun kami masih berusaha mengakhiri hal ini,''ujar Koulibaly dikutip dari Football Italia.

''Kami ingin terus maju dalam ajang ini, tapi harus tersingkir hari ini menyakitkan. Kami, melihat sekali lagi bahwa Granada bermain dengan semua orang di belakang.''

Usai tersingkir dari Liga Eroupa, Napoli kini tak punya pilihan lain kecuali kini di empat besar Series A untuk lolos Liga Champions. Koulibaly menegaskan timnya bakal melakukan  segala cara untuk merelisasikan target mereka tersebut.

Napoli sendiri harus berjuang keras di sisi musim ini untuk bisa menebus empat besar Seria A. Tim asal Naples tersebut saat ini berada di peringkat ketujuh dengan poin 40 tertinggal 4 poin dari AS Roma di batas zona Liga Champions.

Tidak ada alasan lagi sekarang. Tujuan kami adalah untuk kembali ke Liga Champions. Kami harus melakukan segalanya untuk masuk empat besar,''ungkap Koulibaly menambahkan.



5 Pelajaran Laga Burnley vs Manchester United: The Red Devils di Puncak!


ElangQQSetelah dihuni oleh Liverpool selama empat pekan berturut-turut, puncak klasemen Premier League kini diisi oleh klub baru. Dia adalah Manchester United, yang baru saja menang atas Burnley dengan skor tipis 1-0.

Pertandingan kali ini sejatinya digelar di awal musim. Namun, mengingat musim 2019/20 Manchester United berlangsung lebih panjang karena adanya Liga Europa, jadwal laga perdana itu pun harus diatur ulang.

Premier League pun menggelar pertandingan tersebut pada Rabu (13/1/2021) dinihari tadi di markas Burnley, Turf Moor. Kendati demikian, Burnley tetap tak mampu mengalahkan kekuatan pasukan Ole Gunnar Solskjaer tersebut.

Gol semata wayang Manchester United baru tercipta pada menit ke-71 lewat sepakan sang gelandang, Paul Pogba. Ia melepaskan tembakan first-time usai menerima umpan dari rekannya, Marcus Rashford.

Drama VAR

Masing-masing klub seharusnya bermain dengan 10 orang pada pertandingan kali ini. Pelanggaran yang dilakukan oleh Robbie Brady terhadap Edinson Cavani bisa menghasilkan kartu merah, begitu juga Luke Shaw terhadap Johann Berg Gudmundsson.

Momen ini terjadi ketika Burnley melakukan serangan pada menit ke-27. Serangan mereka dihentikan oleh Luke Shaw yang melakukan jegalan keras terhadap Gudmundsson di dekat kotak penalti. Wasit membiarkan kejadian itu dan melanjutkan permainan.

Tak lama setelahnya, kejadian yang sama juga terjadi di dekat kotak penalti Burnley. Edinson Cavani nampak akan menutup serangan balik MU dengan gol, sampai kemudian dijegal oleh Brady. Wasit menganggap itu pelanggaran dan mengeluarkan kartu kuning sebelum diintervensi VAR.

Nampaknya, wasit kebingungan. Ia pun tidak menarik kartu kuning Brady dan sebaliknya, memberikan hukuman serupa kepada Shaw.

Duet Maguire dan Bailly yang Kian Kokoh

Dulu lini pertahanan menjadi permasalahan yang bisa membuat pelatih garuk-garuk kepala. Manajemen klub lantas memberikan solusi dengan mendatangkan Harry Maguire di tahun 2019 lalu.

Sekarang permasalahan tersebut tidak lagi memusingkan. Maguire menunjukkan kalau dia bisa bekerja sama dengan siapapun, entah itu Eric Bailly dan Victor Lindelof. Pada laga ini, ia bekerja sama dengan Bailly.

Keduanya membuat lini serang Burnley tak berkutik, terutama di babak kedua. Maguire tidak takut berduel dengan pemain seperti Wood maupun Barnes, sementara Bailly menunjukkan aksinya dengan menghalau tembakan berbahaya Burnley.

Mesin MU Terlambat Panas Lagi

Performa Manchester United pada laga kali ini tidak bisa disebut sempurna, terutama di awal permainan. Mereka kerap kehilangan bola dengan mudahnya dan membuat pelanggaran yang menghasilkan tendangan bebas dari posisi berbahaya.

Gawang mereka yang dikawal David De Gea pun nyaris saja kebobolan beberapa detik setelah kick-off. Beruntung, lini depan Burnley tidak begitu tajam untuk mengubah peluang emas menjadi gol.

Aksi the Red Devils baru benar-benar meyakinkan ketika pertandingan telah memasuki babak kedua. Mereka tampil dengan dominan, menguasai bola dan menggerakkannya secara cepat serta menciptakan sejumlah peluang.

Pogba Menunjukkan Kelasnya

Masalah yang dialami oleh Paul Pogba semenjak bergabung dengan Manchester United adalah konsistensi. Kalau ada di harinya, gelandang berkebangsaan Prancis tersebut mampu menunjukkan bahwa dirinya memang berkelas.

Untungnya, Pogba menunjukkan kelasnya pada laga sepenting ini. Berkat golnya, kini Manchester United bisa menduduki posisi puncak klasemen Premier League. Kontribusinya pun tidak sebatas pada gol saja.

Menurut catatan Whoscored, akurasi umpan Pogba mencapai angka 88 persen. Ia juga memenangkan lima duel udara, dua jegalan, lima sapuan, dan dua intersep. Ia juga menjadi poros permainan dengan 108 sentuhan pada bola – terbanyak pada pertandingan ini.

Manchester United di Puncak Klasemen

Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson, puncak klasemen Premier League nampak seperti impian yang muluk-muluk untuk dicapai. Namun pada musim ini, publik tahu bahwa impian memang seharusnya dikejar mati-matian.

Untuk pertama kalinya sejak tahun 2013, Manchester United bisa menduduki puncak klasemen Premier League pasca Natal. Ditambah lagi mereka unggul tiga angka dari Liverpool yang memegang status juara bertahan.

Manchester United telah bangkit setelah melalui masa-masa yang buruk di awal musim. Seperti kekalahan 1-6 di tangan Tottenham maupun menduduki peringkat ke-15. Cukup jelas, MU punya peluang untuk keluar sebagai juara di musim ini.



Mantap! Gareth Bale Sudah Tembus 200 Goll

ElangQQ, Linz - Gareth Bale menorehkan milestone saat Tottenham Hotspur ditahan LASK di Liga Europa. Pemain Wales itu mencatat gol ke-200 sepanjang kariernya.

Bale menorehkan satu gol, saat Tottenham ditahan LASK 3-3 di Linzer Stadium, Linz, Austria, Jumat (4/12/2020). Pemain 31 tahun itu melakukannya dari penalti.


Usai Tottenham tertinggal lebih dulu oleh Peter Michori, Bale menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat penalti di menit ke-45+2. Tanpa kesulitan, Bale menaklukkan Alexander Schlager.

Satu gol itu berbuah manis bagi Bale. Pemain pinjaman dari Real Madrid itu menggenapkan torehannya dalam urusan menjebol gawang lawan.

Bale kini sudah membuat 200 gol sepanjang karier profesionalnya. Rinciannya, Bale membuat 105 gol di Real Madrid, 57 di Tottenham, 33 di Timnas Wales, dan 5 di Southampton.

"Bangganya bisa mencetak gol ke-200 sepanjang karier malam ini. Selanjutnya ke babak knock out," cuit Bale di Twitter @GarethBale11.

Bale sendiri didatangkan Tottenham pada musim panas lalu. Ia dipinjam dari Madrid, setelah sang pemain kesulitan mendapat tempat utama di bawah asuhan pelatih Zinedine Zidane.

Sejak didatangkan dari Madrid, Bale sudah bermain 8 kali untuk Tottenham. Dua gol sudah disarangkannya sejauh ini.

Adapun hasil imbang kontra LASK cukup meloloskan Tottenham ke babak 32 besar Liga Europa. The Lilywhites menyusul Arsenal dan Leicester City ke babak sistem gugur.

Di pertandingan lain, Arsenal menang 4-1 atas Rapid Wien, yang membuat Gunners masih sempurna di fase grup. Sementara Leicester City kalah 0-1 dari Zorya, namun tak menghalangi kelolosan The Foxes ke babak berikutnya.



WWW.ELANGQQ.COM

Eks Arsenal Ini tak Percaya The Gunners Miskin Kreativitas dan Butuh Kehadiran Ozil


 ElangQQ Eks penyerang Arsenal Kevin Campbell tak meyakini The Gunners miskin kreativitas di lini tengahnya dan mereka juga dianggapnya tak perlu memanggil kembali Mesut Ozil.

Seperti yang diketahui, Arsenal menyingkirkan Ozil dari skuat utamanya. Pemain asal Jerman itu tak didaftarkan baik ke Premier League atau pun ke Liga Europa.

Namun keputusan Mikel Arteta itu dianggap kurang tepat. Sebab Arsenal dianggap masih membutuhkan kreativitas Ozil.

Klaim tersebut muncul setelah Arsenal meraih hasil kurang maksimal di beberapa laga. Salah satunya saat mereka kalah dari Leicester City. kreasi Ozil dinilai dibutuhkan agar membuat lini serang The Gunners menjadi bertaji.

Arsenal tak Butuh Ozil

Kevin Campbell akhirnya ikut angkat bicara soal kasus Mesut Ozil ini. Ia menegaskan bahwa Arsenal sebenarnya tak memiliki masalah kreativitas di lini tengahnya.

Ia juga menegaskan Arsenal tak butuh kehadiran Ozil lagi. Campbell mengatakan masalah The Gunners saat ini adalah mereka cuma belum bermain secara bagus saja.

“Arsenal sama sekali tidak ada masalah untuk kreativitas dan saya bahkan tidak akan menyebut nama pria itu. Bagi saya, kuncinya adalah ada pemain di sana yang bisa menciptakan [peluang], tapi mereka belum bermain bagus,” cetusnya pada GentingBet, via Goal.

“Sekarang, tidak perlu terburu-buru untuk memanggil nama yang dihilangkan musim ini, tapi sekarang tim tidak bermain begitu baik, namanya terus disebut. Jadi, saya tidak percaya semuanya,” tegasnya.

“Saya pikir ketika tim bermain bagus, Arsenal akan menciptakan peluang dan mencetak gol. Ketika mereka tidak bermain bagus, setiap tim akan kesulitan dan itulah masalahnya,” tegasnya lagi.

Sebuah Ironi

Sebelumnya, eks pemain Arsenal lainnya yakni Alan Smith menyebut pencoretan Mesut Ozil dari skuat The Gunners sebenarnya adalah sebuah ironi. Pasalnya tim Mikel Arteta itu sejatinya butuh seorang pemain kreatif di lini tengahnya.

“Ironisnya, Arsenal membutuhkan pemain sejenis itu saat ini, seseorang dari kekuatan kreatif Ozil. Seseorang yang bisa membuka kunci pertahanan saat mereka menghadapi beberapa tantangan baru-baru ini melawan West Ham dan Sheffield United dan itu sulit bagi mereka,” cetusnya pada Sky Sports.

“Saya yakin Arteta akan senang jika Ozil empat atau lima tahun yang lalu tersedia. Saya akan mengatakan Arteta memiliki cukup banyak kekuatan di sana, dan jelas gelarnya berubah, jadi saya tidak yakin ini adalah keputusan yang telah diambil dari tangannya,” cetusnya.

Mesut Ozil sejauh ini telah bermain sebanyak 254 kali di semua ajang kompetisi. Ia mencatatkan 44 gol dan 77 assist bagi Arsenal.



Jadwal Premier League 2020/21 Bocor, Manchester United Bertemu Arsenal di Pekan Pembuka




















Jadwal pertandingan Premier League untuk musim 2020/21 belum diumumkan secara resmi. Namun menurut bocorannya, pekan pembuka akan dihiasi oleh duel dua klub raksasa Inggris, Manchester United melawan Arsenal.

Karena pandemi, penjadwalan semesta sepakbola Eropa mengalami perubahan. Premier League musim 2019/20 baru bisa ditutup pada bulan Juli lalu, dan akan kembali lagi ke hadapan penikmat sepakbola pada September.

Kompetisi Eropa sendiri, seperti Liga Champions dan Liga Europa, belum berakhir. Manchester United menjadi satu-satunya wakil dari Inggris yang tersisa dan akan menjalani partai semifinal melawan Sevilla, Senin (17/8/2020) dinihari nanti.

Jika menang, maka Manchester United akan menjalani laga final yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 21 Agustus 2020 mendatang. Atau tiga pekan sebelum Premier League 2020/21 digelar.

Manchester United Bertemu Arsenal

Meskipun sudah ada tanggal pasti soal kapan Premier League akan kembali bergulir, namun FA belum merilis jadwal pertandingan untuk satu musim. Jadwal tersebut rencananya baru akan diumumkan pada Jumat pekan depan.

Namun Fantasy Premier League secara tidak sengaja membocorkan jadwal pertandingan. Sebagai informasi, Fantasy Premier League merupakan permainan resmi yang di mana penggunanya akan memasang pemain dalam formasi tertentu guna mendapatkan poin.

Untuk membantu pengguna membuat keputusan, permainan ini juga menyediakan informasi penting. Salah satunya pertandingan yang akan dilakoni oleh pemain tersebut. Dari sinilah, jadwal pertandingan Premier League bocor.

Menurut bocoran dari permainan tersebut, diketahui bahwa pekan pertama Premier League 2020/21 akan dihiasi oleh big match. Manchester United dipertemukan dengan Arsenal.

Jadwal Lainnya

Sang juara bertahan, Liverpool, diketahui akan bertamu ke markas West Ham. Sementara Manchester City bakalan menjamu Crystal Palace di markas kebanggaannya, Etihad Stadium.

Timo Werner dan Hakim Ziyech berpeluang untuk melakoni debutnya bersama Chelsea di Stamford Bridge menghadapi Southampton. Sedangkan tim asuhan Jose Mourinho, yakni Tottenham, akan bertemu Aston Villa.

Tim promosi, Leeds United, diketahui akan menjamu Newcastle. Lalu pertandingan lainnya yang diketahui adalah West Brom melawan Burnley, Fulham bertamu ke markas Everton, Brighton vs Sheffield United serta Wolves vs Leicester City.

Starting XI Juventus di Laga Terakhir Andrea Pirlo, di Mana Mereka Sekarang?


ELANGQQ Andrea Pirlo telah mengakhiri karir bermain yang di mana membuatnya mendapatkan julukan ‘Il Maestro’. Dan sekarang, ia sedang mempersiapkan diri untuk mengarungi perjalanan barunya sebagai seorang pelatih.
Beberapa hari yang lalu, Juventus membuat kejutan dengan mengangkat Andrea Pirlo sebagai pelatih baru. Tepat beberapa jam setelah manajemen klub memutuskan memecat pelatih sebelumnya, Maurizio Sarri.
Kabar ini mengejutkan, sebab tidak ada yang menyangka bahwa Pirlo akan melatih tim utama Juventus. Apalagi dirinya baru ditunjuk sebagai nahkoda anyar untuk tim Juventus U-23 beberapa hari sebelumnya.
Ini bukan kali pertama Pirlo bergabung dengan klub berjuluk Bianconeri tersebut. Pada tahun 2011, Pirlo juga membuat kejutan dengan memilih Juventus sebagai klub persinggahan berikutnya setelah karirnya dengan AC Milan usai.
Pirlo memperkuat Juventus selama empat musim. Laga final Liga Champions melawan Barcelona, di mana tim yang diasuh Massimiliano Allegri itu kalah dengan skor 1-3, menjadi momen kebersamaan terakhir Pirlo dengan Bianconeri.
Siapa saja yang bermain dalam pertandingan tersebut? Planet Football menyajikan informasi soal starting XI Juventus pada laga resmi terakhir Pirlo di Juventus serta kabar terkini dari para pemainnya.
GK: Gianluigi Buffon
Buffon masih menjadi kiper utama Juventus dalam laga terakhir Pirlo. Sekarang dirinya masih memperkuat tim raksasa Italia tersebut kendati sudah berusia 42 tahun, namun tidak lagi sebagai kiper utama.
Pria yang juga pernah memperkuat Parma dan PSG tersebut sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan. Sementara pos penjaga gawang utama sekarang dipegang oleh Wojciech Szczesny.
Belum lama ini, Buffon memutuskan untuk memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Jadi pada musim depan, ia bakalan dilatih oleh sosok yang ikut berjuang bersama dirinya di pentas Liga Champions lima tahun lalu.
DF: Stephan Lichtsteiner
Lichtsteiner didatangkan Juventus dari Lazio pada tahun yang sama dengan kedatangan Pirlo di Turin. Namun karir pria berkebangsaan Swiss tersebut berlangsung lebih lama ketimbang Pirlo.
Ia berhasil membantu Juventus meraup tujuh gelar Serie A berturut-turut. Dan pada tahun 2018, ia memutuskan untuk hijrah ke Inggris dan bergabung dengan salah satu tim raksasa Premier League, Arsenal.
Pada musim 2019/20, Lichtsteiner menghabiskan waktunya memperkuat FC Augsburg. Kontraknya telah berakhir dan dirinya sedang sibuk memperkenalkan kunci termahal di dunia kepada khalayak ramai.
DF: Andrea Barzagli
Barzagli bisa disebut sebagai salah satu legenda Juventus saat ini. Ia memutuskan pensiun pada akhir musim 2018/19 dengan catatan 281 penampilan di semua kompetisi selama tujuh tahun berseragam Bianconeri.
Ia merupakan salah satu dari trio lini pertahanan Juventus yang pernah membuat barisan penyerangan lawan jadi ketakutan. Dan sama seperti Pirlo, Barzagli juga sempat menimba ilmu sebagai pelatih.
Sosok yang juga pernah memperkuat Palermo tersebut sempat bergabung dengan tim kepelatihan Maurizio Sarri di Juventus. Namun ia memutuskan keluar pada bulan Mei 2020 agar bisa berada lebih dekat dengan keluarganya
DF: Leonardo Bonucci
Bonucci merupakan salah satu pemain yang masih setia memperkuat Juventus sampai sekarang. Namun ada satu momen di mana dirinya harus pergi meninggalkan Allianz Stadium.
Tepatnya pada tahun 2017 lalu, Bonucci membuat kejutan dengan memilih pindah ke AC Milan. Ia hanya bertahan selama satu musim sebelum kemudian kembali menghiasi lini belakang Bianconeri.
Dalam beberapa kesempatan, Bonucci dipercaya untuk mengemban ban kapten Juventus kala Giorgio Chiellini berhalangan tampil. Ia mencatatkan total 47 penampilan pada musim ini.
DF: Patrice Evra
Evra hanya bermain selama satu musim bersama Pirlo di Juventus. Secara keseluruhan, ia memperkuat Bianconeri selama tiga musim dan mengantongi total tiga gol dari 82 penampilannya di semua kompetisi.
Setelah menyudahi perjalanannya dengan Juventus, Evra memutuskan kembali ke kampung halamannya dan membela klub Ligue 1, Marseille. Ia memperkuat klub tersebut selama dua musim saja.
Satu musim terakhirnya ia habiskan di kompetisi yang membesarkan namanya, Premier League, bersama West Ham United. Pada tahun 2019, Evra akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu.
MF: Claudio Marchisio
‘Il Principino’, begitu orang-orang kerap memanggilnya. Karir Marchisio bersama Juventus telah dimulai semenjak dirinya masih berusia tujuh tahun hingga menemui akhir pada penghujung musim 2017/18.
Kontraknya tidak lagi diperpanjang, sehingga Marchisio bebas memilih klub labuhan berikutnya. Pada tahun 2018, ia memutuskan hijrah ke Rusia untuk memperkuat Zenit St. Petersburg.
Karirnya bersama raksasa Rusia tersebut hanya berjalan selama 10 bulan saja. Di tahun 2019, Marchisio memilih gantung sepatu.
MF: Paul Pogba
Paul Pogba menjelma menjadi salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Sayangnya, ia tidak mencapai titik puncak dalam karirnya bersama Juventus. Sekarang ia memperkuat tim raksasa Inggris, Manchester United.
Juventus mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari kepergian pemain asal Prancis tersebut. Ya, Bianconeri mendapatkan uang sebesar 89 juta pounds yang membuatnya sempat menjadi pemain termahal di dunia.
Sekarang Pogba sedang berusaha membantu the Red Devils mendapatkan trofi Liga Europa. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu baru saja dinyatakan lolos ke babak semi-final usai mengalahkan FC Copenhagen
Info Main Bola Datangkan 2 Pemain Top di Posisi Ini, Chelsea Bisa Juara Liga Inggris

Hasil Pertandingan Inter Milan vs Getafe: Skor 2-0


ElangQQ - Inter Milan sukses menumbangkan Getafe dengan skor 2-0 dalam laga babak 16 besar Liga Europa yang digelar di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, Kamis (6/8/2020) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan Inter masing-masing diciptakan oleh Romelu Lukaku pada babak pertama serta Christian Eriksen di paruh kedua pertandingan.

Berkat kemenangan ini, Inter Milan berhak lolos ke babak perempat final. Di babak ini, Nerazzurri akan berhadapan dengan pemenang laga antara Rangers vs Bayer Leverkusen.

Simak jalannya pertandingan selengkapnya di bawah ini.

Jalannya Pertandingan

Getafe mencoba langsung tampil menggebrak di menit-menit awal. Sayang peluang lewat sundulan Nemanja Maksimovic masih bisa ditepis oleh Samir Handanovic.

Getafe benar-benar berhasil merepotkan pertahaan Inter. Menit ke-11, giliran peluang milik Xabier Etxeita yang belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Inter secara perlahan mulai menemukan ritme permainan yang mereka inginkan. Sederet peluang berbahaya pun didapat Nerazzurri, sayang belum ada yang berakhir dengan gol.

Inter akhirnya sukses memimpin lewat gol Lukaku pada menit ke-33. Menerima umpan lambung Alessandro Bastoni, Lukaku mengontrol bola sebelu melepas tembakan untuk menaklukkan David Soria.

Kembali dari kamar ganti, Inter tak mengendurkan tekanan. Sayang, dua peluang beruntun yang didapat Nicolo Barella dan Danilo D'Ambrosio gagal berbuah gol.

Memasuki menit ke-67, lagi-lagi Handanovic menjadi pahlawan Inter ketika ia dengan gemilang berhasil menepis sundulan Jaime Mata.

Wasit Anthony Taylor harus meninjau VAR atas insiden handball Diego Godin di kotak terlarang. Hasilnya, Taylor pun menghadiahkan penalti pada Getafe pada menit ke-73. Sayang, eksekusi pemain pengganti, Jorge Molina malah melebar dari sasaran.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Getafe justru makin jauh tertinggal setelah Eriksen yang baru masuk lapangan sukses mencetak gol pada menit ke-83.

Tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim di sisa pertandingan. Skor 2-0 untuk kemenangan Inter pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Inter: Samir Handanovic (c); Diego Godin, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Danilo D'Ambrosio (Cristiano Biraghi 84'), Roberto Gagliardini, Marcelo Brozovic (Christian Eriksen 82'), Nicolo Barella, Ashley Young; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 70').

Getafe: David Soria; Damian Suarez, Djene Dakonam (c), Xabier Etxeita, Mathias Olivera (Francisco Portillo 88'); Allan Nyom (Jason 69'), David Timor, Mauro Arambarri (Hugo Duro 89'), Marc Cucurella; Nemanja Maksimovic (Angel Rodriguez 56'); Jaime Mata (Jorge Molina 69').



Stefano Pioli Mengaku Tidak Begitu Akrab dengan Ivan Gazidis


Stefano Pioli mengaku tidak begitu dekat dengan CEO AC Milan saat ini, Ivan Gazidis. Kendati demikian, bukan berarti hubungan antara dirinya dengan pimpinan klub tersebut sedang retak.
Berdasarkan laporan, diketahui bahwa Gazidis adalah sosok yang membuat situasi Pioli di kursi kepelatihan Milan jadi tak jelas. Ia disebut-sebut sebagai sosok yang menginginkan Ralf Rangnick jadi pelatih Rossoneri musim depan.
Keinginan ini ditentang oleh dua pimpinan Milan lainnya, Paolo Maldini dan Frederic Massara. Mereka merasa kalau Pioli lebih pantas untuk dipertahankan karena hasil yang diperoleh Rossoneri belakangan ini.
Ya, Pioli adalah dalang dibalik kesuksesan Milan melewati 10 pertandingan tanpa kekalahan pasca kompetisi sepak bola di Italia kembali digulirkan. Baru-baru ini, ia membantu Milan mengalahkan Sassuolo di ajang Serie A dengan skor 2-1.

Lebih Dekat dengan Maldini dan Massara

Pada akhirnya, Milan batal mengejar Rangnick. Kemenangan atas Sassuolo membuat klub berjuluk Rossoneri itu menjadi semakin yakin untuk memberikan kontrak baru kepada Pioli hingga tahun 2022 mendatang.
Pioli kemudian membicarakan soal hubungannya dengan Gazidis usai pertandingan. Pioli mengakui bahwa dirinya tidak begitu dekat dengan mantan pimpinan Arsenal itu. Tetapi bukan berarti hubungannya sedang tidak baik.
“Saya memiliki hubungan yang lebih dekat dengan Maldini dan Massara, yang selalu berada di Milanello setiap harinya, namun Gazidis sudah lebih sering muncul ketimbang di masa lalu,” ucap Pioli kepada Sky Sport italia.
“Dia selalu menyatakan kekagumannya terhadap hasil kerja saya. Saya mendapatkan telepon pada hari Senin lalu bahwa niatan mereka adalah ingin mempertahankan saya selama beberapa musim ke depan,” lanjutnya

Selalu Berbincang dengan Gazidis

Pioli juga mengatakan bahwa dirinya kerap melakukan pertemuan dengan Gazidis. Salah satunya sebelum rumor soal Gazidis yang menginginkan Rangnick muncul, di mana sebenarnya ia hanya mengkonfirmasi bahwa masa depan Pioli belum ditentukan.
“Saya selalu berbincang dengan Gazidis, di atas semuanya Gazidis melakukan pertemuan dengan saya pada pekan sebelum laga melawan Genoa, saat rumor bermunculan,” ungkap Pioli.
“Dia menjamin kepada saya maupun tim dalam pertemuan secara publik bahwa keputusan pasti belum dibuat. Ada sisa 12 pekan yang harus dijalani pada saat itu,” pungkasnya.


Sekarang, Milan punya tiga pertandingan lagi yang tersisa. Mereka membutuhkan kemenangan dalam setiap laga itu demi mendapatkan tiket untuk ikut serta dalam ajang Liga Europa musim depan.
Info Main Bola Jelang Watford vs Man City, Guardiola Bicara soal Skuad The Citizens

Ibracadabra Bersama AC Milan: Tersisa 3 Laga dan 10 Hari


Zlatan Ibrahimovic terus menunjukkan daya magisnya bersama AC Milan. Akan tetapi, kebersamaan itu akan segera usai. Hanya tersisa tiga laga dan 10 hari saja. Belum ada kejelasan soal masa depannya.
AC Milan menjalani periode yang indah setelah lockdwon. Mereka tidak pernah kalah, baik di laga Coppa Italia maupun Serie A. Di Coppa Italia, mereka bermain imbang lawan Juventus.
Di Serie A, sejak pergantian tahun -di mana Ibrahimovic mulai menjadi bagian dari skuad AC Milan- mereka mampu meraih 38 poin. Milan hanya kalah dari satu tim yakni Atalanta yang mampu mendapat 40 poin.
Paling baru, Milan menang melawan Sassuolo di pekan ke-35 Serie A musim 2019/2020, Rabu (22/7/2020) dini hari WIB. Pada laga di Mapei Stadium tersebut, Milan menang 2-1 dengan gol yang diborong Ibrahimovic.

Sihir Ibrahimovic Segera Usai?

Ibrahimovic hanya meneken kontrak jangka pendek dengan AC Milan. Dia akan mengakhiri kerja sama dengan Milan begitu musim 2019/2020. Dan, sejauh ini Ibrahimovic menjadi faktor sangat penting bagi Rossoneri.
“Saya masih memiliki tiga laga dan 10 hari yang tersisa di sini, tetapi tidak ada yang memberi tahu saya apa pun dan saya tidak mengharapkan apa pun,” ucap Ibrahimovic dikutip dari Sky Sports.
Ibrahimovic belum mendapat kabar apakah dia bakal mendapat kontrak baru. Bahkan, pemain 38 tahun itu mengaku tidak tahu pasti rencana Milan yang baru saja memberi kontrak baru kepada Stefano Pioli sebagai pelatih.
“Saya tidak tahu apa pun tentang Pioli. Anda belajar sesuatu yang baru di Milan, setia hari. Saya bekerja, tim merasa senang, dan bahagia. Saya di sini, dan klasemen berkata kita harus nomor dua,” ucap Ibrahimovic

Lolos ke Zona Liga Europa

Ibrahimovic sangat senang dengan laju positif AC Milan dalam sembilan laga terakhir. Namun, dia juga memberi peringatan pada skuad Milan untuk tidak cepat puas karena masih ada tiga laga yang harus dimenangkan.
“Kami memenangkan pertandingan yang sulit melawan tim yang bermain sepakbola bagus dan kami datang ke sini untuk menang,” kata Ibrahimovic.


“Kami melakukan hal-hal yang indah, tetapi musim belum berakhir. Kami masih berlomba-lomba untuk mencapai target kami. Kami ingin tempat kelima, tetapi kualifikasi [Liga Europa] juga tidak masalah,” tutup Ibrahimovic.
Info Main Bola Jelang Watford vs Man City, Guardiola Bicara soal Skuad The Citizens

Resmi, UEFA Umumkan Format Sisa Duel Leg Kedua 16 Besar Liga Champions



















UEFA akhirnya mengambil keputusan perihal kelanjutan sisa pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions dan Liga Europa 2019/20. Tidak ada perubahan, pertandingan tersebut bakal dimainkan di kandang tim tuan rumah seperti seharusnya.

Ada empat pertandingan tersisa dalam duel leg kedua 16 besar Liga Champions sebelum pandemi virus corona menyerang pada bulan Maret 2020 lalu, termasuk pertandingan Manchester City kontra Real Madrid dan Bayern Munchen vs Chelsea.

Di Liga Europa, masih ada enam duel leg kedua yang belum dimainkan, plus dua pertandingan yang bakal dimainkan dalam format satu leg karena pertemuan leg pertama lalu dibatalkan, juga karena virus corona.

Demi sportivitas

Kelanjutan duel leg kedua ini memang sempat jadi pertanyaan besar, sebab UEFA harus menjaga keadilan kompetisi.

Memainkannya di tempat netral bakal menguntungkan tim yang bermain tandang, tapi tetap menggunakan format dua leg pun berisiko. Kini, UEFA sepertinya memilih risiko itu.

"UEFA Executive Committee memutuskan bahwa sisa pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions dan Liga Europa bakal dimainkan di kandang tim tuan rumah."

"Seperti yang dikabarkan pada Juni lalu, duel Inter vs Getafe dan Sevilla vs Roma, yang leg pertamanya pun ditunda, bakal dimainkan dalam satu leg di Jerman."

4 pertandingan sisa

Empat pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions ini masih menyimpan sejumlah kejutan. UEFA menentukan tanggal 7-8 Agustus 2020 untuk menyelesaikan empat pertandingan ini.

Sisa duel leg kedua 16 besar:

- Juventus vs Lyon (0-1)
- Manchester City vs Real Madrid (2-1)
- Bayern vs Chelsea (3-0)
- Barcelona vs Napoli (1-1)

Juventus bakal menjamu Lyon, Man City menjamu Real Madrid, Bayern meladeni Chelsea, dan Barcelona menyambut Napoli. Ada banyak kemungkinan, belum tentu tim-tim besar bisa lolos ke putaran berikutnya.

Bagaimanapun, empat tim yang berhasil lolos nanti bakal menemani empat tim lain yang sudah terlebih dahulu mengamankan tempat di babak perempat final. Keempatnya adalah Atalanta, Atletico Madrid, RB Leipzig, dan PSG.

Di tempat netral

Sebagai tambahan, UEFA pun mengonfirmasi bahwa babak kualifikasi untuk kopetisi 2020/21 nanti bakal dimainkan dalam satu leg penentuan, tidak ada kandang-tandang. Pertandingan ini pun bakal dimainkan tanpa penonton.

Sebelumnya, UEFA sudah mengonfirmasi bahwa mulai babak perempat final nanti, Liga Champions bakal dimainkan terpusat di Lisbon, Portugal, sedangkan Liga Europa bakal dituntaskan di Koln, Jerman.

Final Liga Champions dijadwalkan untuk 23 Agustus 2020 mendatang, sedangkan final Liga Europa dimainkan dua hari sebelumnya.

ElangQQ - Pusat Poker Domino Online